
MICROTEACHING (KSD302B) Genap 2025/2026
Mata kuliah Microteaching merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD. Mahasiswa dilatih dengan mensimulasikan delapan keterampilan dasar mengajar minimal yang harus dimiliki seorang guru di ruang microteaching. Melalui simulasi mengajar ini diharapkan mahasiswa sebagai calon guru kelak siap mengajar di sekolah dasar. Penilaian dilakukan dengan menggunakan form penilaian observasi simulasi mengajar keterampilan dasar mengajar.

MICROTEACHING (KSD302E) Genap 2025/2026
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Microteaching merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa S-1 Program
Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD. Mahasiswa dilatih dengan mensimulasikan
delapan keterampilan dasar mengajar minimal yang harus dimiliki seorang guru di ruang
microteaching. Melalui simulasi mengajar ini diharapkan mahasiswa sebagai calon guru kelak
siap mengajar di sekolah dasar. Penilaian dilakukan dengan menggunakan form penilaian
observasi simulasi mengajar keterampilan dasar mengajar.

PEMBELAJARAN INKLUSI SD (KSD304D) Genap 2025/2026
Implementasi pendidikan inklusi di Sekolah Dasar masih menghadapi berbagai tantangan, baik pada tataran konseptual maupun praktis. Guru SD sering kali belum memiliki pemahaman yang utuh mengenai filosofi dan urgensi pendidikan inklusi, keterbatasan dalam memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK), serta kesulitan dalam menerapkan asesmen, adaptasi kurikulum, pembelajaran diferensiatif, dan evaluasi yang ramah inklusi. Selain itu, praktik kolaborasi antara guru kelas, orang tua, dan tenaga ahli belum berjalan optimal, sehingga layanan pendidikan bagi peserta didik ABK belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan dan keberagaman.
Oleh karena itu, mata kuliah Pendidikan Inklusi SD dirancang untuk membekali mahasiswa calon pendidik dengan pemahaman teoretis, kemampuan analitis, dan keterampilan praktis dalam merancang serta menerapkan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Mata kuliah ini menekankan pada penguatan sikap inklusif, pemahaman kebijakan, penguasaan karakteristik ABK, serta kemampuan menerapkan praktik pembelajaran dan evaluasi yang adaptif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.